Sabtu, 14 Juli 2018

PENIKMAT NARKOBA DIRINGKUS SATNARKOBA POLRES SALATIGA

Tersangka (tengah) saat dibawah kekantor Polisi Polres Salatiga (fotto ludi)

Bharindo Jawa Tengah; Kamis 5 Juli 2018 kelurahan Kecandran Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga tiba tiba dikejutkan dengan penangkapan para penikmat dan pengedar narkoba, yang merupakan barang terlarang di Republik ini. Laporan Masyarakat pun tak lepas dari semua tindakan yang bisa dilakukan dilapangan oleh polisi,


Polisi yang mendapatkan laporan bahwa ditempat itu sering terlihat orang-orang yang tak dikenal dan sering terjadi ancaman kejahatan maka satuan ResNarkoba Polres Salatiga melaksanakan patroli seperti biasa yang dilakukan tapi ini lebih intens ke jalan S kechandran Kelurahan Kecahandran Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga,

Patroli ini membuahkan hasil sebab pada saat patroli melintas jalan itu petugas melihat ada laki-laki yang memang sudah jadi target operasi sedang berkendaraan sepeda motor dengan berboncengan dengan tingkah laku yang mencurigakan. Ketika petugas patroli mendekati tersangka melarikan diri dengan sepeda motor tersebut. Tak mau kehilangan jejak dari tersangka yang selama ini memang sudah jadi target operasi petugas pun melakukan pengejaran dan berhasil penangkap dikebun salak pinggir jalan kechandran dan satu orang rekan dari tersangka melarikan diri dan sampai berita ini diturunkan masi dalam pengejaran polisi.

Tersangka yang di ringkus oleh tim satuan Narkoba polres Salatiga bernama Ari Sugiharto Bin Bambang Murgiyanto (alm) yang tercatat sebagi penduduk beraalamatkan di Jalan Tanggung Rejo nomor 32 Rt 012 Rw 001 Kelurahan kutowinangun Lor Kecamatan Tingkir Kota Salatiga. Dari tangan tersangka polisi menemukan satua buah Hand Phone merek samsung yang dijadikan salah satu barang bukti sebagai alat komunikasi untuk transaksi barang haram tersebut, ini dibuktikan saat petugas memeriksa hand phone tersebut didapat percakapan lewat medai whatshap (WA) dengan yang bernama BONENG dimana percakapan itu berisi alamat dari mana barang haram itu berasal.

dari interogasi ditempat tersangka mengakui bahwa telah membeli satu paket sabu yang dialamatkan digapura pulutan. Anggota Polisi melakukan penggeledahan terhadap tersangka berhasil menemukan satu paket sabu (barang harram) dalam genggaman tersangka ditangan sebelah kanan yang disaksikan oleh warga setempat ketika kejadian berlangsung.

Barang bukti dan tersangka pun digeladang ke Kantor satuan ResNArkoba Polres Salatiga untuk pemeriksaan lanjutan serta pengembangan kasus ini agar kedepan nanti Kota Salatiga memang benar benar akan bersih dari Narkoba sebagai musuh kita bersama ujar Kasat Narkoba Polres Salatiga AKP Suwarsana SH kepada awak media Bharindo. (ludi)

Jumat, 13 Juli 2018

GERAK CEPAT POLRES DEMAK

Kompol Ibnu Bagus Santoso, SIK waka Polres demak (tengah) 
Tri Agung Suryo Micho SH, MH  Kasat Reskrim polres demak (kanan)
Iptu Budi Santoso SH Plt Kasubag Humas Polres Demak (kiri)  (fotto ludi)
Bharindo Demak; Kamis 14 Juni 2018 sekitar jam 01.00 dini hari sejumlah masyarakat yang resah dengan lingkungan mereka tinggal sering digunakan oleh orang-orang untuk tempat perjudian menyambangi Polres Demak untuk melaporkan apa yang terjadi pada lingkungan mereka tinggal.

Laporan ini pun segera ditanggapi oleh satuan - satuan yang terkait di Polres Demak dengan cara bergerak cepat kelokasi tempat kejadian perkara. Tak tangung-tanggung satu team dari reserse mobil (resmob) dibawah pimpinan KASAT Reskrim Polres Demak AKP Tri Agung Suryo Micho, SH. MH memimpin team tersebut yang dibantu oleh KBO reskrim Polres Demak langsung menuju tempat kejadian perkara yang ada di Desa Karangsono Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak.

Sebelum tiba di Tempat Kejadian Perkara Team Yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres demak itu mampir di Polsek Mranggen, Anggota reskrim Polsek Mranggen pun segera bergabung dengan team dari Polres untuk melakukan pemantaun dilokasi.

Koordinasi Kasat Reskrim dan Kapolsek Miranggen membuahkan hasil dengan menetapkan bahwa pada lokasi itu digunakan sebagai tempat untuk perjudian. Langkah penindakan pun diambil dengan dilakukannya penggerebekan pada lokasi tersebut, dari hasil pengerebekan itu team berhasil menagkap empat orang para pelaku perjudian yaitu Mulyono bin jani (alm) yang beralamatkan Desa wonosekar RT 04 Rw 05 Karangawen Demak, Mujiono bin wagimin laki-laki, berlamatkan di Desa Kangkung kecamatan Mranggen Kabupaten Demak, Pujiyanto Bin Karsin laki-laki beralamatkan di Desa Brumbung Kecamatan Mranggen  Kabupaten Demak dan Suyanto Bin Hardi laki-laki beralamatkan di desa Bumirejo kecamatan karangawen kabupaten Demak.   

Dari tangan para tersangka pun didapatkan  beberapa barang bukti diantaranya satu lembar terpal plastik ukuran 3,5 meter x 2,5 meter, satu lembar terpal palstik berwarna putih ukuran 150 cm x 125cm bertulikasn B dengan angka angka 1, 2, 3,  dan bertuliskan K dengan angka-angka 4,5,6, satu lepek kayu alas dadu berbentuk bulat, dua pulu satu mata dadu dan sejumlah uang tunai sebesar Dua Juta Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah (Rp. 2,750.000).

Semua tersangka dan barang bukti dibawah ke Polsek Mranggen guna penyelidikan lebih lanjut, Awak media Bharindo mengkonfirmasi kepada kapolres demak akan peristiwa pengerebekan ini dibenarkan oleh Kompol Ibnu Bagus Santoso, SIK sebagai waka Polres Demak yang didampingi oleh Kasat reskrim Tri Agung Suryo Micho SH, MH. dan pelaksana tugas Kasubag Humas Iptu Budi Santoso SH bahwa "benar telah dilakukan operasi penggerebekan berdasarkan laporan masyarakat dan pematauan anggota kami dilapangan, hal ini akan kami lakukan secara kontinyu dalam patroli kamtibmas dan diharapak kepada warga masyarakat tidak taku melaoprkan kejadian-kejadian yang dianggap meresahkan masyarakat dan kami Polres demak akan terus melakukan patroli dalam memberantas Penyakit masayarakat baik itu judi dan minuman keras" ujar waka polres. (ludi)

Jumat, 06 Juli 2018

TANGIS KECEWA DAN SEDIH DISEKOLAH FAVORIT

SMP Negeri II PURWOKERTO (fotto triadi)

Bharindo Purwokerto;- Penerimaan siswa baru tingkat SMP di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah diwarnai tangis histeris siswa. Mereka sedih dan kecewa lantaran tidak diterima di sekolah favorit. Seperti di SMP Negeri 2 Purwokerto. 

Sejumlah siswa menangis histeris di depan ruang penerimaan siswa baru karena namanya tergusur dalam daftar jurnal PPDB. Keinginan mereka belajar di sekolah favorit pupus sudah. Salsabila adalah salah satu calon siswa yang menangis cukup histeris. 

Orang tua dan beberapa guru SMP Negeri 2 Purwokerto terlihat berusaha menenangkannya. Bocah yang beranjak remaja tersebut kecewa lantaran penyebab dirinya tidak diterima karena letak rumahnya tidak masuk dalam zonasi sekolah. Hal itu tidak hanya membuat calon siswa kecewa, tapi juga menyebabkan para orang tua murid emosi. 

Mereka protes karena anaknya dirugikan akibat kebijakan zonasi yang diterapkan oleh sekolah. "Ini sangat merugikan anak-anak yang sudah belajar mati-matian dan sudah memperoleh nilai tinggi. Semuanya sia-sia hanya karena sitem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru tahun ini. Mubah semua hasil nilai anak saya," kata orang tua siswa asal Kelurahan Arcawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur, Sugotho. Joko Setyo, juga merasakan hal yang sama. Anaknya tidak diterima di SMP Negeri 2 Purwokerto karena sistem zonasi. "Waktu ujian anak saya sakit, saya paksakan ujian dan nilainya 8,8, jumlah nilai 26,5 dengan nilai matematika 9,4. Tapi dikalahkan dengan siswa yang nilai matematikanya 2 koma karena sistem zonasi. Apresiasi negara untuk anak-anak yang mau belajar ini bagaimana. Buat apa belajar, mending beli rumah di deket sekolah favorit dan tidak perlu belajar," ujar warga Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang, Banyumas ini. (triadi)

WARGA BINAAN TERNYATA TIDAK SELAMANYA MENYERAMKAN

Ka LAPAS Banyuwangi Akbar Herry A, Bc, IP, SH, MH (tengah, fotto bandik)

  
   
Bharindo Banyuwangi ; Lapas memang identik dengan tindak kriminalitas, mulai dari yang tindak pidana ringan sampai pada tindak pidana paling berat semuanya ada di Lembaga Pemasyarakatan.  .Berbagai karakter manusia yang ada di sebuah lembaga pemasyarakatan bisa digolongkan adalah bertampang kasar dan seram, namun itu semua bisa terbantahkan karena dibalik wajah - wajah para pelanggar hukum itu terdapat individu-individu yang mempunyai kemampuan atau keahlian dibidang masing-masing untuk bisa dikembangkan agar mendapatkan nilai ekonomis. Hal ini dapat kita lihat secara kasat mata dan awak media Bharindo sudah membuktikan hal itu ketika berkunjung dan masuk kelapas Banyuwangi yang menyimpan banyak potensi untuk dikembangkan buat mereka sendiri ketika kelak menghirup udara bebas.

Kehidupan penghuni Lembaga pemasyarakatan Banyuwangi telah banyak berubah, hal ini disebabkan oleh pergantian Kepala Lembaga Pemasyarakatan dari yang sebelumnya kepada K. Akbar Herry A. Bc, IP, SH, MH yang terhitung sejak beliau dilantik pada bulan Oktober tahun 2017. "saya melihat ketika baru menjabat sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan ini memang banyak potensi dari para penghuni atau warga binaan yang bisa dikembangkan untuk menjadi bekal mereka ketika bebas nanti dan ini juga tak lepas dari perhatian Pemerintah Daerah Banyuwangi" kata Akbar sapaan akrab beliau ketika berbincang dengan awak media Bharindo.

Akbar juga mengatakan bahwa "potensi kreatifitas yang ada di dalam atau di tekuni nanti oleh warga binaan itu berupa seni lukis, pentas seni, hadra, seni miniatur yang memanfaatkan kayu bekas, kardus dan koran bekas". Suasana didalam pun dirombak total untuk dibuat sedemikian rupa sehingga tidak mencerminkan kesan kriminalitas sebab para warga binaan yang diberi kepercayaan untuk menerima tamu disiapkan oleh lembaga pemasyarakatan yang sudah berkelakuan baik.

Selain itu Kepala Lembaga Pemasyarakatan Banyuwangi menerangkan bahwa apa yang telah di perbuat bagi warga binaan ini semata mata untuk menujukan kepada masyarakat umum  bahwa program yang diterapkan kepada warga binaan telah berjalan sesuai apa yang diharapkan oleh semua. Walau sebenarnya mereka para warga binaan hidup didalam tembok lembaga pemasyarakatan namun anak-anak muda yang tersesat ini masih mau untuk berubah langkah hidup kearaha yang lebih baik dari sebelumnya sehingga mereka warga binaan bisa menciptakan suatu karya atau produksi yang mampu menjwab tantangan kehidupan.  
salah satu kegiatan positif yang ada dalam Lapas Banyuwangi
Akbar menambahkan bahwa warga binaan yang keluar lapas ini sudah memenuhi persaratan administratif dan subtantif yang di tentukan sesuai peraturan perundang- undangan

Kami berharap, kegiatan ini akan semakin meningkatkan rasa percaya diri warga binaan sehingga pada saatnya nanti mereka bebas,para napi ini sudah siap menghadapi dunia di luar LAPAS dan kembali ke lingkungan masyarakat yang sebenarnya untuk melanjutkan karya-karya positif dan mengembangkan potensi serta skil napi di masa yang akan datang,pungkas Akbar.
(bandik)


Kamis, 28 Juni 2018

KANTOR PAJAK PRATAMA GORONTALO DITEROR BOM


Anggota jihandak Polda Gorontalo melakukan penyisiran dikantor
pajak Pratama Gorontalo (fotto il78) 
Bharindo Gorontalo; Rabu 28 Juni 2018 sebuah kantor instansi pemerintah yang terletak di Jalan Arif Rahman Hakim Kota Gorontalo yaitu Kantor Pajak Pratama Gorontalo dihebokan oleh penelfon misterius yang diterima oleh Custumer Service kantor tersebut pada pukul 08.40, penelfon tersebut mengatakan bahwa gedung atau kantor pajak pratama Gorontalo akan diledakan pada pukul 14.30.

Custumer service kantor pajak pratama Gorontalo segera melapor pada atasannya hingga membuat panik semua karyawan kantor tersebut. salah seorang pegawai yang menerima telfon tersebut mengatakan bahwa penelfon tersebut mengancam akan diledakan tapi setelah ditanya untuk lebih pastinya telfon lagsung diputus oleh penelfon. Pimpinan kantor Pajak Pratama Gorontalo ketika menerima laporan tersebut segera membuat laporan kepada Kapolres Gorontalo Kota.
Ditengah Kesibukan Kapolres Gorontalo Kota AKBP Yan Budi Jaya, SIK,MM dengan pengamanan Pilkada segera berkoordinasi dengan Polda Gorontalo untuk dapatkan personil Jihandak dari Polda Gorontalo. Semua kekuatan personil yang dimiliki Polres Gorontalo kota dikerahkan oleh kapolres mulai dari sabara, reskrim, intel dan satlantas yang beregrak cepat untuk melakukan sterilisasi awal lokasi kejadian perkara dengan mengalihkan arus lalulintas yang melintasi pada jalan tersebut atau di depan Kantor Pajak Pratama Gorontalo. 
Polisi yang tiba dilokasi segera berkoordinasi dengan pimpinan kantor untuk segera mengosongkan kantor dan menutup untuk sementara pelayanan kepada masyarakat untuk menghindari hal-hal yang tak di inginkan. Tim jihandak dari Polda Gorontalo pun segera melakukan penyisiran disetiap ruangan-ruangan yang ada dikantor itu sampai pada batas pagar kantor tersebut. Setela kurang lebih dua jam dilakukan penyisiran tidak ditemukannya bom atau barang barang yang mencurigakan ditempat tersebut seperti yang dilaporkan. 
Kepala kantor Pajak Pratama Gorontalo Daud Suranpala ketika dikonfirmasi oleh awak media Bharindo mengatakan bahwa dia hanya menerima laporan dari sekretarisnya dan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian bahwa kantor kami ini akan di bom pada jam 14.30 BTaWI, Kapolres pun segera memerintahkan pada kami untuk segera mengosongkan kantor dan menutup pelayanan dan Alhamdulillah tidak ditemukan Bom tersebut. Kedepan kami akan lebih intens lagi berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian kata kepala kantor menutup perbincangannya.
AKBP Yan Budi Jaya, SIK,MM Kapolres Gorontalo kota (fotto il78)
Kapolres Gorontalo Kota AKBP Yan Budi Jaya, SIK, MM, didamping para perwira dan pejabat teras Polres Gorontalo yang dikonfirmasi secara terpisah oleh awak media Bharindo menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan oleh tim jihandak Polda Gorontalo tidak ditemukan adanya bom, Alhamdulillah semuanya aman, kami sudah mengecek dan tidak ditemukan adanya bom atau barang yang mencurigakan dan untuk penelfon kami sudah berkoordinasi dengan pihak telkom untuk melakukan pelacakan dan sampai sekarang masi dalam proses, jika kami temuka maka kami akan proses pelakunya sebagaimana aturan yang berlaku sebab barang bukti pendukung sudah disita oleh anggota guna penyelidikan lebih lanjut kata Kapolres dan sangat berharap kepada warga kota untuk selalu awas diri dan awas lingkungan sekitar. (il78)




Rabu, 27 Juni 2018

SINERGITAS TNI dan POLRI PAMDAL PILKADA DI BANYUMAS


AKP Haryanto Kapolsek Purwokerto Barat dan Kapten Infantri Sumarsono
Danramil Purwokerto barat dan selatan (fotto : Tri Adi)
Bharindo Banyumas ;  Selasa 26 Maret 2007 Kapolsek Purwokerto Barat AKP Haryanto bersama DANRAMIL Purwokerto Selatan Barat Kapten Infantri Sumarsono melakukan kegiatan bersama dalam rangka meninjau secara langsung kelapangan kesiapan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah yang digelar serentak se Indonesia khususnya yang ada diwilayah hukum polsek Purwokerto Barat dan wilayah Hukum Koramil Purwokerto selatan dan Barat.


Pemantauan Kapolsek Purwokerto Barat dan Danramil Purwokerto
Barat dan selatan ke Tempat Pemungutan Suara (Fotto : Tri Adi)
Dalam kesempatan itu Kedua pucuk pimpinan TNI dan Polri yang berada diwilayah Polsek dan Koramil Purwokerto Barat dan selatan bersepakat mensukseskan kegiatan tersebut dengan mempersiapkan Anggota Polsek maupun Koramil untuk berada pada setiap titik pengamanan yang telah di tentukan .






Fotto bersama disela giat malam Kapolsek Purwokerto barat dan
Danramil Purwokerto barat selatan Pamdal pemilkuda di Banyumas (tri adi)
Kapolsek dan Danramil juga mengadakan kegiatan patroli bersama mengunjungi setiap TPS yang ada di Purwokerto Selatan dan Barat serta melakukan pengecekan kelengkapan pemilihan kepala daerah di setiap Tempat pemungutan suara (TPS) berupa kotak suara serta bilik-bilik tempat menyoblos. Situasi dan kondisi kemanan dilapangan aman terkendali kata Kapolsek Purwokerto Barat yang di aminkan oleh Danramil Purwokerto Selatan dan Barat kepada awak media Bharindo dalam wawancara singkat. (tri adi)

Kamis, 31 Mei 2018

SERBA SERBI RAMADHAN 1439H SATLANTAS POLRES GORONTALO

IPDA SABRIN ISMAIL
KBO SATLANTAS POLRES GORONTALO

Bharindo Gorontalo;  Kamis, 31 Mei 2018 dijalan raya Telaga Limboto kabupaten Gorontalo pada jam 16.10 BTaWI sangat terkenal dengan padatnya arus kenderaan yang melintas dijalan itu, baik itu kenderaan angkutan umum maupun kenderaan pribadi, dimana ruas jalan ini adalah jalan raya yang merpakan jalan masuk keluar kota Gorontalo sebagai ibu kota Provinsi Gorontalo dan ruas jalan  menuju ke ibu kota Kabupaten Gorontalo dan kota-kota lainya. 


Dibulan suci Ramdhan ini pada ruas jalan tersebut sangat padat dari hari hari biasanya hingga seringkali terjadi kemacetan yang sangat parah. 

Ditengah kesemrautan dan kemacetan itu fungsi Polisi dari Satuan Lalulintas sangatlah penting dalam memberikan rasa aman bagi pengendara serta memperlancar arus lalulintas apa lagi memberikan rasa nyaman bagi pejalan kaki, sebab di daerah itu ada beberapa tempat berjualan masyarakat mulai dari jajanan kue buat berbuka puasa dan ada beberapa Supermarket yang berdiri megah disana.

Awak Media Bharindo dalam melakukan pemantauan dilapangan mendapati dan sempat terkesima karena menjelang buka puasa masi ada Anggota Polisi dari Satuan Lalulintas Polres Gorontalo berdiri dengan gagahnya dan semangat serta terpancar wajah-wajah ikhlas berbakti mengatur arus lalulintas agar masyarakat dapat segera berkumpul bersama keluarga mereka dirumah. 

Walaupun mereka sendiri harus rela untuk tidak berbuka puasa dengan keluarga mereka. Sebagai manusia biasa kami juga pingin sekali berkumpul dengan anak istri dirumah berbuka bersama tapi apalah hendak dikata demi tugas dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat kami rela harus seperti ini, berbuka Puasa ala kadarnya bersama anggota Satlantas lain dipos ini, kata IPDA SABRIN ISMAIL sebagai KBO SATLANTAS POLRES Gorontalo kepada awak media Bharindo. Kami juga tak jarang harus menerima kalimat-kalimat yang tak baik dialamatkan bagi kami ketika kami harus memberikan penertiban dan penindakan bagi pengendara yang kedapatan tidak menggunakan helem, lampu ngak nyala dan surat-surat kenderaan tidak lengkap baik itu pengendara motor dan mobil kata KBO SATLANTAS POLRES Gorontalo ini yang terkenal oleh anggota lain adalah sosok yang penuh disiplin serta loyalitas terhadap sesama sangat tinggi. (il78)